Varian Standar Samsung Galaxy S25 Terdeteksi di Geekbench
Foto : Gizmochina
Sebagaimana dikutip dari Gizmochina, Jumat (15/11/2024), S25 yang terdaftar dengan nomor model "SM-S931N," kemungkinan akan dipasarkan hanya untuk wilayah Korea saja. Chipset "Snapdragon 8 Elite for Galaxy" yang ditanamkan dan sudah disesuaikan ini, memiliki clock speed yang tinggi mencapai 4,47 GHz. Varian ini lebih tinggi dari varian standar yang memiliki clock speed "hanya" 4,32 GHz.
Namun, sangat disangat disayangkan, jika melihat hasil uji performa yang dimiliki oleh ponsel ini, dengan varian RAM 12 GB, tidak terlalu menggembirakan. Skor yang didapatkan masih terbilang jauh dari apa yang diharapkan, pada pengujian single-core dan multi-core S25 ini memperoleh skor sebesar 2481 dan 8658. Hasil ini jauh lebih rendah dari pesaing-pesaingnya yang menggunakan chipset yang sama. Misalnya saja, OnePlus 13 dan IQOO 13, kedua ponsel ini menghasilkan skor diatas 3100 dan angka diatas 10.000 saat diuji pada single-core dan multi-core.
Tidak ada informasi lebih dalam mengenai penyebab hasil yang tidak memuaskan pada pengujian ini, namun perlu diingat bahwa S25 yang diuji adalah varian terendah yang kemungkinan tidak memiliki cukup ruang "pendingin" untuk mengatasi panas berlebih dari mesin sehingga mengganggu kinerja ponsel. Atau Samsung berfokus mengutamakan efisiensi daripada kinerja mentah.
Namun demikian, daftar tersebut menunjukkan bahwa ponsel dipasarkan hanya untuk wilayah Korea, Samsung memberikan angin segar bagi pasar internasional mereka. Pembocor yang memiliki kredibilitas terpercaya, Ice Universe, membocorkan, bahwa Samsung memiliki komitmen untuk menggunakan chipset Snapdragon pada semua seri Galaxy S25 di seluruh pasar dunia.
Gadget Opini, rupanya Samsung tengah bersiap untuk merilis seri flagship terbaru mereka, dimulai dari varian terendah yaitu Samsung Galaxy S25 yang terdeteksi di situs Geekbench yang baru-baru ini muncul. Mari kita simak bagaimana performa yang akan diberikan dimana ponsel ini direncanakan dirilis Januari 2025 mendatang.
Sebagaimana dikutip dari Gizmochina, Jumat (15/11/2024), S25 yang terdaftar dengan nomor model "SM-S931N," kemungkinan akan dipasarkan hanya untuk wilayah Korea saja. Chipset "Snapdragon 8 Elite for Galaxy" yang ditanamkan dan sudah disesuaikan ini, memiliki clock speed yang tinggi mencapai 4,47 GHz. Varian ini lebih tinggi dari varian standar yang memiliki clock speed "hanya" 4,32 GHz.
Namun, sangat disangat disayangkan, jika melihat hasil uji performa yang dimiliki oleh ponsel ini, dengan varian RAM 12 GB, tidak terlalu menggembirakan. Skor yang didapatkan masih terbilang jauh dari apa yang diharapkan, pada pengujian single-core dan multi-core S25 ini memperoleh skor sebesar 2481 dan 8658. Hasil ini jauh lebih rendah dari pesaing-pesaingnya yang menggunakan chipset yang sama. Misalnya saja, OnePlus 13 dan IQOO 13, kedua ponsel ini menghasilkan skor diatas 3100 dan angka diatas 10.000 saat diuji pada single-core dan multi-core.
Tidak ada informasi lebih dalam mengenai penyebab hasil yang tidak memuaskan pada pengujian ini, namun perlu diingat bahwa S25 yang diuji adalah varian terendah yang kemungkinan tidak memiliki cukup ruang "pendingin" untuk mengatasi panas berlebih dari mesin sehingga mengganggu kinerja ponsel. Atau Samsung berfokus mengutamakan efisiensi daripada kinerja mentah.
Namun demikian, daftar tersebut menunjukkan bahwa ponsel dipasarkan hanya untuk wilayah Korea, Samsung memberikan angin segar bagi pasar internasional mereka. Pembocor yang memiliki kredibilitas terpercaya, Ice Universe, membocorkan, bahwa Samsung memiliki komitmen untuk menggunakan chipset Snapdragon pada semua seri Galaxy S25 di seluruh pasar dunia.

Komentar
Posting Komentar