IQOO 13 Lebih Layak Beli Daripada Vivo X200, Benarkah?
Gadget Opini, ponsel era masa kini adalah era dimana kecepatan dan ketangguhan akan memenangkan persaingan diindustri ponsel pintar. Sejak diluncurkannya chipset paling ganas pabrikan raksasa teknologi Qualcomm, Snapdragon 8 Elite, produsen ponsel seakan ingin berlomba-lomba menjadi yang terdepan dalam memberikan teknologi dan fitur-fitur yang ada dalam ponsel buatan mereka.
Ada dua smartphone kelas elite yang dirilis dipasar, brand keluaran Negeri Tirai Bambu ini semakin menunjukkan taji dalam industri ini. Salah duanya adalah IQOO 13 dan Vivo X200.
Kali ini kita akan adu mereka, siapakah yang menjadi jawara dalam 5 aspek kunci yang menjadi fitur unggulan keduanya.
Tanpa basa-basi lagi, kita gas aja
1. Display
Kedua ponsel ini sama-sama di bekali layar kelas atas, LTPO Amoled, namun IQOO13 memiliki fitur refresh rate yang lebih tinggi dan adaptif, sehingga mampu menyesuaikan rate secara otomatis saat tidak dibutuhkan untuk menghemat daya, fitur ini tidak terdapat pada Vivo X200.
Untuk resolusi, IQOO 13 memiliki 510 ppi di banding 460 ppi pada Vivo X200, sehingga apa yang tertampil di layar jelas lebih baik, semakin tinggi density sebuah layar semakin jelas dan tajam konten yang di sajikan didalamnya.
Sedangkan pada rasio layar ke body, IQOO 13 sedikit lebih baik, mencapai 90,2%.
Dibagian otak pemrosesan kinerja, Vivo X200 melenggang dengan yakin dengan chipset kelas premium Mediatek, Dimensity 9400. Menggunakan chipset yang luar biasa kencang ini, dijamin semua perkerjaan dari multitasking, browsing hingga gaming kelas berat semua dilibas dengan enteng. Sementara IQOO 13, lebih meyakinkan dengan chipset paling buas besutan Qualcomm, Snapdragon 8 Elite, yang secara kinerja GPU, chipset ini lebih stabil dan hemat daya dibanding chipset buatan Mediatek.
3.Penopang Daya atau Baterai
Kedua ponsel sama-sama dibekali baterai raksasa, namun lagi-lagi, IQOO 13 lebih unggul 15% lebih besar di 6150mAh dan 5800mAh pada Vivo X200. Ini akan membuat IQOO 13 bertahan beberapa jam tambahan lebih lama waktu layar.
Pada sektor pengisian cepat, Vivo X200 didukung fast charging adaptor sebesar 90W, sementara IQOO 13 dibekali 120W adaptor, jelas ini merupakan sebuah keunggulan dalam hal durasi pengecasan yang jelas lebih cepat. IQOO mengklaim, hanya butuh waktu setengah jam saja untuk mencapai 100% . Ini berarti IQOO 13 memiliki durasi layar lebih lama dan pengecasan lebih cepat ketimbang saudara tuanya.
Dua ponsel kelas atas ini sama-sama dibekali dual speaker stereo. Untuk keluaran suara keduanya jelas terdengar imersif tanpa keraguan. Tapi, IQOO 13 rupanya dibekali Snapdragon Sound dan audio Hi-Res 24-bit/192kHz dimana dukungan ini membuat suara yang keluar memberikan pengalaman mendengarkan dengan akurasi tinggi.
Entah kenapa sensor sidik jari pada Vivo X200 masih saja menggunakan sensor optik alih-alih menggunakan sensor yang lebih canggih, ultrasonik misalnya. Tapi tidak dengan IQOO 13, ponsel ini jelas memberikan pengalaman yang lebih gegas dan aman berkat dukungan sensor ultrasonik pada layarnya. Teknologi ultrasonik jelas memiliki daya gelombang frekwensi yang lebih tinggi dan jelas lebih bekerja secara efektif meskipun saat jari tangan dalam keadaan basah.
Fitur Bonus
Satu fitur yang samasekali tidak dimiliki oleh Vivo X200, yakni, lampu RGB. Fitur yang memiliki 72 efek cahaya dan berkombinasi yang bekerja pada saat muncul notifikasi, pemutaran musik dan status saat pengecasan. Jelas fitur ini membuat tampilan IQOO 13 lebih keren dan stylish.



Komentar
Posting Komentar