Ambisi Huawei Menguasai Pasar Chip Dunia
Foto : istock
Gadget Opini, Huawei mungkin saja menjadi raksasa teknologi yang berusaha melepaskan diri dari ketergantungan teknologi barat.
Huawei dan SMIC, dua rekanan teknologi itu telah berhasil mengembangkan proses pembuatan chip 5 nm, akan tetapi untuk meningkatkan kapasitas produksi secara massal ribuan wafer yang menggunakan mesin DUV banyak menimbulkan tantangan yang belum mampu mereka atasi. Melansir Wccftech, Rabu (6/11/2024), Huawei dikabarkan sedang memburu para insinyur TSMC dengan cara menawarkan imbalan gaji tiga kali lipat dari yang mereka peroleh saat ini.
Salah satu insinyur wanita berusia 43 tahun, banyak menemukan tawaran pekerjaan seperti ini didalam kotak masuk emailnya, tawaran serupa juga ia terima setiap beberapa bulan sekali. Dimana di dalam pesannya, ia diberi pertanyaan-pertanyaan umum seperti "tidakkah Anda mempertimbangkan peluang baru dengan penghasilan lebih besar"?, "ada banyak perusahaan tertentu yang sedang ingin mendapatkan seseorang dengan tingkat pengalaman seperti Anda".
Email-email seperti ini ditengarai berasal dari agen-agen perekrutan yang dikendalikan oleh Huawei, media Perancis, Le Monde melaporkan bahwa para insinyur itu tidak memberikan jawaban terhadap tawaran yang terdapat dalam email mereka.
Ada kemungkinan, bahwa para insinyur itu telah berpuas diri dengan keadaan mereka saat ini. Dan banyak diantara mereka yang menyadari akan resiko yang lebih besar bagi masa depannya jika mereka pindah. Biro Investigasi Taiwan telah menyelidiki hal ini, kebanyakan dari pengirim email-email itu adalah mereka yang menampilkan diri mereka sebagai perusahaan analisis data.
Pada kenyataannya, entitas-entitas inj diketahui memiliki motif utama yang terselubung, yakni merekrut para talenta Taiwan untuk pengembangan dan produksi massal semikonduktor mutakhir. Huawei jelas memiliki kepentingan untuk mengorek rahasia dagang para insinyur ini dari pemberi kerja sebelumnya.
Ehmm..ambisi Huawei menguasai pasar chip dunia masih memiliki tantangan yang harus mereka selesaikan

Komentar
Posting Komentar