Adu Sengit dua Chipset Papan Atas, Snapdragon 8 Elite vs Mediatek 9400, Siapa Pemenangnya

Foto : GSMarena

Gadget Opini, tahun 2025 mendatang sepertinya akan menjadi tahun pertaruhan adu kekuatan, show of power, antara dua brand raksasa chipset dunia, timur dan barat, antara Qualcomm dengan "Naga Penyusup" yang kian hari kian beringas dan Mediatek yang bermain halus tapi ganas.


Qualcomm telah merilis chipset terbaru dan terkuat, Snapdragon 8 Elite, dan tentu saja banyak brand-brand ponsel papan atas yang berebut ingin membenamkan SoC kencang itu ke dalam jajaran flagship mereka. Tercatat beberapa brand kenamaan antri di deretan ini, Xiaomi, Realme, bahkan raksasa Korea Selatan, Samsung pun ikut serta dalam perlombaan ini. Brand- brand lain pun menyusul tak ingin ketinggalan.

Mediatek, yang juga raksasa chipset tak ingin ketinggalan kereta dari pesaing dekatnya, segera saja mereka menyusul merilis chipset buas mereka yang terbaru, Dimensity 9400. Perusahaan asal Taiwan tersebut, secara historis, kalah unggul dari Qualcomm, tapi beberapa tahun terakhir ini Mediatek mampu menunjukkan tajinya.

Snapdragon 8 Elite membanggakan inti Oryon yang mereka rancang sendiri,
2x 4,20 GHz Oryon V2 Phoenix L +
6x 3,53 GHz Oryon V2 Phoenix M
Ini adalah cluster berbeda jika dibandingkan dengan Dimesity yang memiliki clock speed lebih rendah. GPU Adreno 830 juga mendapat perhatian dan memberikan lompatan besar jika dibandingkan dengan generasi Snapdragon sebelumnya.

Sementara itu, Dimensity menjalankan CPU octa-core dengan konfigurasi :
1x 3,63 GHz Cortex-X925 &
3x 3,33 GHz Cortex-X4 &
4x 2,4 GHz Cortex-A720 core dan GPU Immortalis-G925.


Nah, bagaimana dua chipset beringas ini bersaing dalam hal kinerja, berikut ini tolak ukurnya, seperti dikutip dari GSMarena, Jumat (01/11/2024).




Foto credit : GSMarena

Snapdargon 8 Elite menunjukkan kinerja CPU yang lebih baik dalam beban kerja single-core dan multi-core. Dalam Geekbench 6, Snapdragon 8 Elite unggul 10% multi-core dan 15% single-core dari Dimensity 9400.

Namun, sebaliknya, dalam pengujian Antutu v10, justru Dimensity 9400 unggul 6% dari SD 8 Elite.
Begitu juga dalam benchmark 3DMark, GPU dari Dimensity 9400 unggul sebesar 7-8%.

Pada dasarnya, kinerja chipset ini tidak menjadi sebagai patokan utama dakam hal kinerja sebuah smartphone. Banyak brand-brand ponsel yang menggunakan satu diantara kedua chipset ini, kemudian hasil test yang didapatkan justru berbanding terbalik dengan hasil yang diharapkan.

Bagaimanapun juga, persaingan diantara dua raksasa ini tidak bisa dilihat sebagai kemenangan mutlak diantara mereka, jika konsumen yakin terhadap sebuah ponsel yang menggunakan chipset besutan Qualcomm atau Mediatek, kedua chipset ini dipastikan akan mampu menangani dan menjalankan beban kerja berat yang diberikan.












Komentar

Postingan populer dari blog ini

Snapdragon 8 Elite Gen 2 dan Dimensity 9500 Terungkap, Bagaimana Kekuatan Keduanya?